12 PEMAIN YANG GAGAL BERSINAR DI REAL MADRID

Real Madrid menjelma menjadi klub terbesar di dunia olahraga. Klub ini secara rutin dapat menghasilkan uang senilai miliaran dollar menurut penilaian yang dikeluarkan oleh sumber seperti Forbes. Fans klub Los Galacticos tersebar di seluruh penjuru planet ini dan popularitas Real Madrid tampaknya tumbuh setiap tahunnya.

Beberapa pemain terkenal di generansinya bangga hati mengenakan kemeja Real Madrid selama bertahun-tahun. Dan pemain-pemain tersebut diisi dengan nama-nama seperti Zinedine Zidane, Luis Figo dan Roberto Carlos. Cristiano Ronaldo saat ini menjabat sebagai megabintang untuk Real Madrid. CR7 dari waktu ke waktu menjadi fenomena internasional yang telah menjadi buronan iklan dan pemasaran.

Apabila CR7 memutuskan untuk gantung sepatu, aka nada sejumlah perdebatan perihal apakah dirinya layak untuk disejajarkan legenda terbesar sepanjang masa. Namun terkadang, Real Madrid bisa melakukan keputusan yang salah dari waktu ke waktu. Tidak semua pemain yang bergabund dengan Real Madrid akan sukses. Dan inilah 12 pemain yang gagal bersinar di Real Madrid, diantaranya adalah :

1. Kaka

Ketika Kaka ke Real Madrid tidak ada yang mengetahui jika tindakan tersebut akan menjadi salah satu transfer terburuk dalam sejarah sepakbola dunia. Real Madrid harus rela menghabiskan dana sebesar £ 60 juta untuk mendatangkan gelandang serang asal Brazil tersebut.

Sejak hengkangnya Kaka dari Real Madrid, ia kembali ke AC Milan dan kini bergabung dengan klub MLS Orlando City. Peforma Kaka tampaknya lebih bersinar saat bermain di Amerika Utara, hal ini tidak pernah dirasakan sebelumnya kala dirinya membela Real Madrid.

2. David Beckham

David Beckham adalah aset luar biasa bagi Real Madrid karena ia membantu Los Blancos meningkatkan merek dagang dan nilai klub. Sebagai pemain, Beckham dinilai kurang bertanggung jawab untuk menjadikan Madrid sebagai klub terbaik di dunia.

Presiden Real Madrid, Ramon Calderon saat itu mengecam kepindahan Beckham ke LA Galaxy dengan mengatakan, “Beckham akan pergi ke Hollywood untuk menjadi pemain sekaligus bintang film disana. Staff kami tidak akan memperpanjang kontraknya dan dia sangat ingin pergi ke Los Angeles dalam waktu yang dekat”.

3. Jonathan Woodgate

Jonathan Woodgate sebenarnya mempunyai kesempatan untuk menjadi seorang bek bintang di Real Madrid hanya dia terkendala satu masalah yaitu cedera. Ia sudah berjuang keras untuk melawan cedera paha ketika dirinya tiba di klub. Woodgate tidak pernah menemukan peforma terbaiknya kala berseragam Real Madrid dan memulai karirnya dengan sangat buruk. Saat memulai debut pertamanya, ia mencetak gol bunuh diri dan harus mendapatkan kartu merah. Woodgate disebut oleh Marca sebagai penandatanganan terburuk pada abad ke-21.

4. Michael Essien

Michael Essien adalah pemain berbakat di masa jayanya dan salah satu figur yang bisa diandalakan didalam lapangan. Saat itu Essien tengah mengalami cedera yang serius dan bergabung dengan Real Madrid sebagai pemain pinjaman. Namun kita tidak akan pernah tahu masa depan seseorang seperti apa tetapi yang kita tahu adalah ia gagal untuk membuat dampak yang besar bagi Real Madrid.

5. Antonio Cassano

Terdapat banyak atlet hebat yang memiliki mentalitas yang kuat. Antonio Cassano memiliki bakat yang besar namun sayang, kepribadiannya begitu buruk sehingga ia hanya melakoni tugas yang singkat di Real Madrid. Cassano didatangkan oleh klub untuk menjadi seorang pencetak gol produktif, namun di sisi lain, ia malah cekcok dengan sang pelatih Fabio Capello dan rekan setimnya. Fans Madrid akan selalu ingat tingkah konyol Cassano yang mengejek dan meniru mimik Capello ketika keduanya berada di tempat latihan.

6. Isco

Saya sempat mengira bahwa Isco adalah pemain ‘masa depan’ Real Madrid karena dirinya dilengkapi dengan bakat yang memukau, ternyata Isco adalah bintang yang tak bisa bersinar di Bernabeu. Di awal musim, Isco telah gagal untuk menunjukkan kemampuannya dan pada bulan November 2015, ia menyatakan jikalau dirinya tidak bahagia dengan situasi di klub.

Sekarang ini, nama Isco selalu ditampilkan dalam rumor transfer musim 2016 dan semua orang membicarakan masa depannya. Mungkin tahun 2016 ini Isco akan segera mendarat di Liga Premier.

7. Royston Drenthe

Real Madrid berani mengambil resiko besar ketika mereka mendatangkan Royston Drenthe dari Feyenoord. Secara pribadi, pola permainan Drenthe telah mengesankan klub dan negaranya, namun ia tidak mengatakan kepada setiap orang jika dirinya belum siap untuk bermain dengan salah satu klub terbesar di dunia.

Semua orang mulai bertanya-tanya ketika Real Madrid meminjamkan kembali Drenthe ke mantan klubnya dengan alasan dirinya bisa terus mengembangkan pola permainannya sebelum ia dibawa lagi ke Spanyol. Sayangnya hal tersebut tidak pernah terwujud, Drenthe gagal membuat dampak besar untuk Madrid dan kemudian ia pun hijrah ke Everton.

8. Diego Lopez

Sebuah harapan muncul dalam benak Real Madrid yang menyatakan bahwa suatu saat nanti Diego Lopez akan menjadi kiper pilihan utama klub. Dan ada satu hal yang membuat hal itu terjadi: hengkangnya Iker Casillas ke Porto. Lopez diberikan banyak kesempatan oleh Real Madrid untuk membuktikan kemampuannya dibawah mistar gawang. Setidaknya ia berhasil menciptakan beberapa kenangan terbaik di Madrid dan pada akhirnya, ia tidak mendapatkan tempat utama dalam tim.

9. Pedro Leon

Pernah suatu waktu terjadi perdebatan ketika pelatih Real Madrid saat itu, Jose Mourinho membuat kesalahan dengan mendatangkan Pedro Leon. Mungkin hal itu benar. Leon mampu menjadi anggota solid ketika membela Getafe, sayangnya dia tidak pernah membuktikan jika dirinya layak untuk berada di klub besar. Apapun yang terjadi di belakang layar, Leon tidak berhasil membuktikan kemampuannya di depan Mourinho hingga dirinya meninggalkan Real Madrid.

10. Fabio Coentrao

Segalanya dapat berubah dengan cepat di dunia olahraga. Fabio Coentrao membuat langkah besar ketika beralih dari Benfica ke Real Madrid pada tahun 2011 dengan harapan bahwa dirinya mampu mendapatkan tempat utama. Sayangnya nama Coentrao tidak masuk dalam ‘skuad pemain’ Real Madrid. Kemampuannya yang terbilang datar membuat klub meminjamkannya ke Monako.

11. Nicolas Anelka

Anda tidak akan pernah bisa menghapus nama Nicolas Anelka saat dirinya membela Real Madrid. Anelka adalah pesepakbola berbakat yang kerap mencetak beberapa gol bagi klub yang pernah dibelanya. Anelka didatangkan ke Bernabeu senilai £ 24,5 juta.

Dia harus masuk kedalam daftar ini karena ia pernah menolak ajakan latihan yang disarankan pelatih Vicente Del Bosque. Hal ini mengakibatkan Anelka harus mendapatkan suspensi. Kenyataannya, uang sebesar £ 24,5 tidak sesuai dengan dampak yang diberikannya saat berada di Spanyol dan ia terus menjadi berita utama akibat berbagai tindakan kontroversialnya.

12. Emmanuel Adebayor

Emmanuel Adebayor menjadi pemain terfrustasi di sepanjang karirnya. Ketika masa keemasannya, Adebayor adalah striker berbakat. Namun banyak orang yang bertanya-tanya tentang dedikasi serta komitmennya. Dan kasus ini terjadi kala Adebayor menjalani tugas singkat sebagai pemain pinjaman di Real Madrid.

Ada beberapa saat dari dirinya yang menyatakan jika ia siap berbaur dengan tim tetapi Adebayor tidak pernah menunjukkan bahwa dirinya layak menjadi starter penuh waktu bagi raksasa Spanyol. Akhirnya, Adebayor pun dipulangkan kembali ke Tottenham Hotspur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *